Minggu, 25 Mei 2014

COMEBACK!!!!!

| | 0 komentar

hell-o guysss!!
bagaimana kabar kalian?
wkwk gue baru balik nih setelah sekian lama hiatus/? 
sebenernya ga hiatus juga sih. gue masih aktif kok di sebelah.
so sebenernya ini blog tugas pas kelas 9 dulu. tapi karena sekarang dibutuhin lagi jadi ya gue pake aja deh yaaa;) 
haftt entah apa yang mau gue omongin lagi
aku bingung kawan/?
okey
sekarang udah deh ya.
enjoy my post!
semoga apa yang gue posting dapat membantu kalian eaaa
dan maaf juga kalo posting gue curcol dikit lah wkwk /abaikan.
so the last..
enjoy my post!!!!!!!!;)


Read more...

Rabu, 13 Februari 2013

Negara Kamboja

| | 0 komentar


KAMBOJA
 Kerajaan Kamboja adalah sebuah negara berbentuk monarki konstitusional di Asia Tenggara. Negara ini merupakan penerus Kekaisaran Khmeryang pernah menguasai seluruh Semenanjung Indochina antara abad ke-11 dan 14.
Kamboja berbatasan dengan Thailand di sebelah barat, Laos di utara, Vietnam di timur, dan Teluk Thailand di selatan. Sungai Mekong dan DanauTonle Sap melintasi negara ini.
Menjelang kemerdekaannya, Negara Kesatuan Republik Indonesia banyak membantu negara Kamboja ini. Buku - buku taktik perang karangan perwira militer Indonesia banyak digunakan oleh militer Kamboja. Oleh karenanya, para calon perwira di militer Kamboja, wajib belajar dan dapat berbahasa Indonesia.
Bentuk negara            : Kerajaan
Jenis pemerintahan        : kerajaan
Kepala negara                 : Raja
Kepala pemerintahan      : Perdana Menteri
Lagu kebangsaan            : Nokoreach
Ibu kota                         : Phnom Penh
Suku bangsa                    : Khmer
Bahasa                            : Inggris, Khmer, dan Perancis
Agama                            : Budha dan Islam
Mata uang                      : Riel Kamboja
Hasil alam                       : besi, timah, tembaga, seng, dll
Hasil pertanian               : beras, karet, dll.
Nama Resmi                    :
Kingdom of Cambodia

Batas – batas negara Kamboja :
Utara          : Laos
Timur          : Vietnam
Selatan        : Vietnam
Barat          : Thailand


-      Kamboja terletak di  Semenanjung Indocina bersama Laos dan Vietnam
-      Di Kamboja mengalir Sungai Mekong
-      Pegunungan tertinggi di Kamboja adalah pegunungan Aural
-      Danau  Tonle Sap adalah danau yang berada di Kamboja bagian barat laut 

1.     Kota Praja (Krong):
a.     Phnom Penh
b.     Sihanoukville (Kampong Som)
c.     Pailin
d.     Kep
2.     Provinsi (Khett):
3.     Kepulauan (Koh):
a.     Koh Sess
b.    Koh Polaway
c.     Koh Rong
d.    Koh Thass
e.     Koh Treas
f.     Koh Traolach
g.    Koh Tral
h.     Koh Tang







Keadaan alam negara kamboja

Wilayah utara dan barat daya Kamboja merupakan daerah pegunungan. Di
sebelah utara dan barat daya terdapat Pegunungan Cardamon. Puncak tertinggi
dari pegunungan tersebut adalah Gunung Phnum Aoral dengan ketinggian
1810 m. Pegunungan Cardamon memiliki panjang 160 km. Di sebelah timur,
pegunungan tersebut melintasi perbatasan Kamboja dan Thailand.
Wilayah tengah Kamboja terdapat hutan hujan tropis. Daerah ini berupa
cekungan yang terdapat di bagian tengah. Di pusat cekungan terdapat danau
terbesar di Asia Tenggara, yaitu Danau Tonle Sap. Di sebelah tenggara mengalir
Sungai Mekong. Sungai tersebut bermuara di Laut Cina Selatan. Kamboja juga
memiliki pelabuhan alam terbaik di Asia Tenggara. Pelabuhan ini terletak di
Teluk Kompong Sam.


Keadaan Penduduk
Jumlah penduduk Kamboja sekitar 11.168.000 jiwa. Mereka terdiri dari
berbagai suku bangsa, seperti suku bangsa Khmer, Vietnam, dan Cina. Suku
bangsa Khmer merupakan suku bangsa terbesar. Sebagian besar penduduk
menganut agama Buddha Theravada. Sedangkan sebagian kecil menganut
agama Hindu.
Kegiatan ekonomi
Kegiatan ekonomi utama
penduduk Kamboja adalah pertanian.
Daerah pertanian banyak terdapat di
sepanjang Sungai Mekong dan sekitar       
Danau Tonle Sap. Hasil pertanian
utama adalah padi. Hasil pertanian dan
perkebunan lainnya berupa jagung,
buncis, umbi-umbian, dan tembakau.
Kegiatan ekonomi lain yang
dilakukan penduduk Kamboja adalah
pertambangan. Hasilnya antara lain
tembaga, besi, mangan, dan emas.
Penduduk Kamboja juga melakukan
usaha di bidang perikanan dan kehutanan. Perikanan dilakukan di Danau
Tonle Sap. Hasil hutan Kamboja adalah jati dan maho.

Kepala Negara                  : Raja Norodom Sihamoni
Kepala Pemerintahan          : PM Hun Sen
Ketua Senat                      : Samdech Chea Sim
Ketua Majelis Nasional     : Pangeran Norodom Ranaridh
Luas Wilayah                     : 181.035 sq km
Iklim                                : Tropis
Agama                              : Budha
Bahasa Nasional                 : Khmer
Lagu Nasional                    : Nokor Reakh
Hari Nasional                    : 9 November
Pembagian wilayah          : 20 propinsi, 4 kotamadya
Mata uang                             : Riel Kamboja
(10000 Rupiah Indonesia = 4138.18181818 Riel Kamboja)

Letak astronomis dan geografis Negara Kamboja :
Letak astronomis Kamboja yaitu 100LU - 14 0LU, 102 0BT - 108 0BT. Kamboja mempunyai area seluas 181.035 km2. Di sebelah utara berbatasan langsung dengan Laos dan Thailand, yang merupakan daerah pegunungan. Sementara di sebelah barat berbatasan dengan Teluk Thailand, serta di sebelah timur dan selatan dengan Vietnam.

Pemanfaatan sumber daya alam Kamboja :
Kamboja merupakan salah satu negara yang memiliki komoditas utama seperti pakaian, kayu, karet, beras, ikan, tembakau dan alas kakiKamboja memiliki hutan kayu yang paling berharga dan penghasil permata yang paling produktif di dunia (kecuali berlian). Kamboja, sebagian besar wilayahnya merupakan daratan yang subur karena di sana terdapat salah satu sungai terbesar di Asia, yaitu Sungai Mekong.
            Sebenarnya, Kamboja bisa menjadi sebuah negara yang kaya. Karena dalam beberapa tahun belakangan ini, kondisinya lebih baik dari Ethiopia, Turki, Peru, Mesir, Afganistan atau Irak. Namun dengan tidak stabilnya kondisi politik, maka kemungkinan pertumbuhan ekonomi tidak dapat terwujud.
            Pertanian padi merupakan tanaman utama, penanamannya terutama di sekitar Tonselap, istimewa dekat Battambang. Disepanjang sebelah menyebelah hilir Mekong dan di selatan Kompong Cham pada umumnya penghasilan padi rendah, namun demikian masih terdapat kelebihan padi utnuk diekspor karena penduduknya tidak banyak.
            Getah merupakan tanaman ladang yang paling penting dan juga sebagai bahan ekspor utama bagi negeri ini. Daerah penanamannya di sepanjang bukit Cardamon dan di tanah tinggi Annam dekat Kompong Cham. Lada hitam termasuk penting, terutama diusahakan orang Cina dan merupakan bahan ekspor. Daerah penanamannya di pegunungan Gajah dekat Kampot. Tanaman lain yang diusahakan merupakan tanaman kering seperti tembakau, kapas, kacang tanah, jagung, kapuk, tebu dan lain-lain. Tanaman ini terutama terdapat di tanah pamah sepanjang Mekong dan Tonselap, sedangkan Jute di sekitar Battambang untuk membuat goni, beras dan tikar kasar.
            Perikanan merupakan kegiatan kedua besarnya di negara ini, kebanyakn para petani menjadi nelayan pada musim kering. Daerah perikanan terpenting ialah Tonselap yang menghasilkan 50% dari jumlah tangkapan ikan di Khmer. Daerah perikanan lainnya meliputi kawasan pinggir laut di sepanjang Mekong dan cabang-cabangnya di sawah padi dan paya-paya. Sebagian besar hasil tangkapan ikan di negara ini telah dijadikan bahan ekspor.
            Bahan galian (pertambangan) kurang penitng, karena jumlahnya kecil, hanya fosfat dan biji besi yang ditambang dalam jumlah besar. Biji besi terdapat dekat Phnom Penh dan posfat dekat Kampot dan Battambang.

Transportasi Kamboja :
 Sistem transportasi negeri ini telah terganggu dengan hebatnya perang. Pembinaan jalan raya dan kereta api pada umunya mudah karena bentuk muka bumi rendah. Nasalah yang dihadapi hanyalah banjir pada musim hujan. Jadi pengangkutan daratnya boleh dikatakan memuaskan. Jalan raya menghubungkan semua bandar besar denag Phnom Penh ke negeri Thailand dan dari Phnom Penh ke Kompongsom.
            Pengangkutan air terutama disekitar sunagi Mekong merupakan jalan utama hingga ke Phnom Penh. Lalu lintas pinggir laut pada umumnya tidak penting kecuali di Kompongsom pelabuhan yang baru dibangun.

Penduduk Kamboja :
Kamboja merupakan negara yang berpenduduk nomor dua terkecil di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk sekitar 10 juta jiwa. Mayoritas negara-negara lainnya di Asia Tenggara memiliki jumlah penduduk yang jauh lebih banyak daripada Kamboja, seperti : Indonesia dengan 210 juta jiwa, Vietnam dengan 80 juta jiwa, Philipina dengan 73 juta jiwa, Thailand dengan 64 juta jiwa, Myanmar 50 juta jiwa dan Malaysia 19.9 juta jiwa. Hanya Laos yang memiliki jumlah penduduk yang kecil dengan hanya 5.5 juta jiwa. Dengan perbandingan, Singapura memiliki jumlah penduduk sekitar 3.4 juta jiwa.Pada tahun 1975,
            Selama empat tahun masa kekuasaan dari Khmer merah, jumlah penduduk menurun drastis menjadi hanya 6 juta jiwa, banyak dari mereka yang di bunuh oleh khmer merah tetapi ada juga yang kelaparan dan ada pula yang bermigrasi dalam jumlah yang cukup besar, terutama orang-orang dari etnik Vietnam.Kelompok penduduk yang dominan di Kamboja adalah dari etnik Khmer, sekitar 85 % dari jumlah keseluruhan penduduk kamboja. Sisanya adalah orang dari etnik Vietnam, lalu diikuti oleh orang-orang dari etnik Cina, dan sekitar 100.000 muslim Cham, serta yang terakhir adalah beberapa dari suku primitif.
            Bahasa resmi penduduk Kamboja adalah bahasa Khmer. Bahasa lain yang digunakan adalah bahasa Prancis, sebagian besar penduduk beragama Buddha. Sebagian besar penghidupan penduduknya di sektor pertanian. Hasil pertanian di Kamboja adalah beras, jagung, merica, tembakau, kapas, gula aren, dan lain sebagainya. Sedangkan hasil tambangnya adalah besi, tembaga, mangan, dan emas. Hasil industri Kamboja adalah tekstil, kertas, plywood, dan minyak.
            Budaya di Kamboja sangatlah dipengaruhi oleh agama Buddha Theravada. Diantaranya dengan dibangunnya Angkor Wat. Kamboja juga memiliki atraksi budaya yang lain, seperti, Festival Bonn OmTeuk, yaitu festival balap perahu nasional yang diadakan setiap November. Rakyat Kamboja juga menyukai sepak bola.
Mata pencaharian sebagian besar penduduk Kamboja bertani, buruh, dan mencari ikan. Penghasilan rata-rata masyarakat Kamboja, di luar Phnom Penh, $20 atau 82.000 Riel (mata uang Kamboja), setara dengan Rp 190.000 per bulan. Namun, di desa dan kampung-kampung, masyarakat amat menggemari transaksi menggunakan Dollar. Terlebih dengan para pendatang.





Read more...
Cute Hello Kitty Kaoani

Follow me:)

Diberdayakan oleh Blogger.
 
 

malaaayu | Designed by: Compartidísimo
Images by: Scrappingmar©